Minggu, 04 Februari 2018

Pengertian Animasi dan Sejarah Perkembanganya

Asslamualaikum.wr.wb
Selamat datang di blog kami
Selamat membaca dan semoga bermanfaat



A.Arti  animasi
Animasi diambil  dari bahasa latin “anima” artinya “jiwa,hidup,nyawa dan semangat”.
Jadi animasi adalah gambar 2 dimensi yang seolah-olah bergerak karena kemampuan otak untuk selalu mengingat/menyimpan gambar sebelumnya ( The Making of Animation, 2004 ).
B.pengertian animasi
Animasi adalah sebuah proses merekam dan memainkan kembali serangkaian gambar statis untuk mendapatkan sebuah ilusi pergerakan.
” Berdasarkan arti harfiah, Animasi adalah menghidupkan. Yaitu usaha untuk menggerakkan sesuatu yang tidak bisa bergerak sendiri
       Animasi adalah suatu sequence gambar yang diekspose pada tenggang waktu tertentu sehingga tercipta sebuah ilusi gambar bergerak (Animator Forum, Roy Adimulyo, 2000)
       Animasi adalah gambar begerak berbentuk dari sekumpulan objek (gambar= manusia, hewan, tulisan) yang disusun secara beraturan mengikuti alur pergerakan yang telah ditentukan pada setiap pertambahan hitungan waktu yang terjadi.
       Pada proses pembuatannya sang pembuat animasi (animator) harus menggunakan logika berfikir untuk menentukan alur gerak suatu objek dari keadaan awal hingga keadaan akhir objek tersebut.
Sejarah animasi
       lukisan dinding pada gua altamira yang terdapat di Spanyol Utara dan gua Lascaux di Prancis yang menurut para ahli dibuat 30.000 tahun yang lalu. Lukisan gerak itu menggambarkan binatang yang sedang berlari, dengan dilukiskan gambar kaki bertumpuk sampai terlihat 6-8 kaki
       kuil dewi isis pada tahun 1600 sebelum masehi di pilar pilar kuil
       yunani di gerabah gerabahnya terdapat gambar orang berlari dan menari
       2000 SM Orang Mesir kuno membuat urutan gambar pegulat untuk dekorasi(Thomas 1958:8)
       794-1192 M Pada masa Heian, Lukisan Jepang Kuno Memperlihatkan suatu alur cerita yang hidup dengan menggelarkan gulungan lukisan (Encyclopedia Americana vol 19, 1976)
Sejarah
  1. Seorang Pendeta Jerman, Athanasius Kircher (1645) menciptakan Magic Latern
    1. Gambar dilukis pada kaca lentera disorot dan diproyeksikan dengan alat tersebut
  2. Paul Roget (1824) menemukan teori : persistance of vision
    1. Proyeksi bergerak dari obyek yg diterima mata, dimana memori otak mampu menyimpan sekitar 1/25 detik gambar yang dilihat
    2. Ketika ada gambar berikutnya lewat, gambar yang berkelanjutan akan dipersepsikan seolah-olah bergerak oleh mata.
  3. Vitruvian Man - ilustrasi  Leonardo da Vinci yang terkenal, melukiskan anggota tubuh manusia dalam berbagai posisi.
Jenis Film Animasi
Ada 2 yaitu Animasi 2D dan Animasi 3D yaitu :
1.Animasi 2D
Animasi 2D  adalah  jenis animasi yang lebih dikenal dengan film kartun , karena pembuatannya menggunakan teknik animasi hand draw atau animasi sel.
2.Animasi 3D
Animasi 3D  adalah pengembangan dari animasi 2D yang muncul karena akibat adanya teknologi yang sangat pesat dan animasi 3D terlihat lebih nyata daripada 2D.
SEJARAH PEMBUATAN ANIMASI
  • Sekitar abad 19 di Eropa, Thaumatrope, lembaran cakram karton tebal, bergambar burung dalam sangkar, yang kedua sisi kiri kanannya diikat seutas tali bila dipilin dengan tangan akan memberikan santir gambar burung itu bergerak (Laybourne 1978:18)
Contoh : Thaumatrope (1825) ,Phenakistiscope (1830) ,Zeotrope (1834) ,Praxinoscope (1877) ,Zoopraxiscope (1877) ,KINEOGRAPH
  • berkembang alat-alat sejenis lainnya, seperti  Fantascope,  Phenakistiscope,  Zeotrope dan  Tachyscope
  • Dari penemuan tersebut berkembang sampai penemuan Thomas Alva Edison yang berhasil memadukan alat perekam dan fotografi menjadi satu kesatuan pada tahun 1889.
  • Proyektor yang dibuat Thomas Alva Edison diberi nama Kinetoscope.
Sejarah Film Animasi
  • Film animasi dalam bentuk gambar mulai berkembang sejak masuk tahun 1900.
  • The Enchanted Drawing (1900)  Thomas A. Edison
  • Tahun 1906, J Stuart Blackton dari Amerika membuat film animasi berjudul Humorous Phases of Funny Faces.
  • Setahun kemudian (1908) muncul Phantasmagoria yang dibuat oleh Emile Cohl  dari Prancis. Animasi sederhana tentang figur batang korek api
  • Berturut-turut kemudian Winsor Mckay seorang seniman Amerika membuat film animasi Little Nemo dan  Gertie, The Trained Dinosaur yang lebih sukses dibanding film pertamanya.
  • Tahun 1911 Ladislav Starevick membuat film dengan teknik  stop motion pertama
  • 1913-1920, Animator Amerika Max Fleischer mengembangkan “Ko Ko the Clown” dan Pat Sullivan membuat “Felix the Cat”
  • 1919, Lotle Reiniger di Jerman mengembangkan film animasi bayangan
  • 1930, Bertosch dari Perancis membuat percobaan film animasi potongan dengan figur yang berasal dari potongan-potongan kayu
  • 1934, George Pal di Nederland menggunakan boneka sebagai figur dalam film animasi pendeknya
  • 1935, Alexander Ptushko di Rusia membuat animasi boneka panjang “The New Gulliver”
  • 1935, Len Lye di Canada, memulai menggambar langsung pada film setelah memasuki pembaruan dalam film berwarna melalui film “Colour of Box”
  • 1928-1940, Walt Disney di Amerika membuat animasi bersuara melalui film “Mickey Mouse”, “Donald Duck”, dan “ Silly Symphony”
  • 1931, Walt Disney membuat animasi warna pertama dalam film “Flower and Tress”
  • 1938, Walt Disney membuat film animasi carton panjang pertama dalam film “Snow White and Seven Dwarfs”
Prinsip DasarAnimasi
  • Untuk membuat animasi memerlukan sejumlah gambar, dimana gambar diletakan dalam setiap frame urut, kemudian digerakan secara berurutan
  • Satuannya disebut frame per second/fps yang menunjukkan kualitas animasi yang akan dihasilkan. Jumlah fps lazimnya 15, 16, 20, 24.
  • Semakin tinggi nilai fps maka akan semakin baik kualitas animasi, namun semakin banyak jumlah gambar (frame) yang diperlukan. 
  • Jika nilai fps adalah 24, dan durasi animasi adalah 1 menit, maka jumlah gambar (frame) = 24 × 60 = 1.440 frame.
  • Jika durasi animasi yang hendak dihasilkan adalah 30 menit (setengah jam) maka animator perlu menghasilkan 1440 × 30 = 43.200 gambar (frame).
Perkembangan Animasi Walt Disney
  • Film animasi Disney bukan sekedar memperlihatkan keajaiban ilusi gerak ataupun kecangihan teknologi semata, tapi juga kerana tradisi Disney yang membawa visi bahwa animasi adalah bentuk hiburan yang universal dan tidak akan hilang


Perkembangan Animasi Animasi Eropa
  • Cikal bakal perkembangan animasi di Eropa dominan dipengaruhi oleh keberadaan komik-komiknya.
  • Seperti di Perancis dan Swedia yang terkenal dengan komik Doc Martin dan Tintin.


Perkembangan Animasi Jepang
  • Muncul di awal era tahun 1900-an,
  • Animasi Jepang (Anime) telah menunjukkan ciri khas dan karakter yang kuat serta eksistensi yang kemudian menjadi inspirasi bagi kemunculan karya-karya animasi negara-negara lain.
2.Teori presistance of vision
       Berawal dari Teori persistance of vision” oleh PETER MARK ROGET (1824)
       Proyeksi bergerak dari obyek yg diterima mata, dimana memori otak mampu menyimpan sekitar 1/25 detik gambar yang dilihat
       Ketika ada gambar berikutnya lewat, gambar yang berkelanjutan akan dipersepsikan seolah-olah bergerak oleh mata.
       Sebuah fenomena di mana mata menahan sebuah gambar visual dari kilasan per satu detik setelah gambar tersebut teralihkan.
       Meski kita tidak merasakan bahwa gambar tersebut adalah foto/gambar yang terpisah-pisah, kita tetap melihat adanya perbedaan di antara gambar-gambar tersebut. Dan otak kita menerima perbedaan ini sebagai sebuah gerak yang hidup.
       Seorang Pendeta Jerman, Athanasius Kircher (1645) menciptakan Magic Latern
       Gambar dilukis pada kaca lentera disorot dan diproyeksikan dengan alat tersebut
3.alat animasi sebelum komputer
  • Alat pembuatan animasi sebelum komputer, seperti  Fantascope,  Phenakistiscope,  Zeotrope dan  Tachyscope , Thaumatrope (1825) ,Phenakistiscope (1830) ,Zeotrope (1834) ,Praxinoscope (1877) ,Zoopraxiscope (1877) ,KINEOGRAPH
4.film humorous phases of funny faces
  • Pertama kali diciptakan oleh Stuart Blakton (1906) dengan menggambar ekspresi wajah tokoh kartun di papan tulis, diambil gambarnya dengan camera kemudian dihapus utk menggambar ekspresi wajah selanjutnya
  • Judul filmnya : Humorous Phases of Funny Faces
       Tahun 1906, J Stuart Blackton dari Amerika membuat film animasi berjudul Humorous Phases of Funny Faces.
5.film karya walt disney
       Film animasi Disney bukan sekedar memperlihatkan keajaiban ilusi gerak ataupun kecangihan teknologi
       Tradisi Disney yang membawa visi bahwa animasi adalah bentuk hiburan yang universal dan tidak akan hilang
Sejarah Perkembangan film karya walt disney
       1928-1940, Walt Disney di Amerika membuat animasi bersuara melalui film “Mickey Mouse”, “Donald Duck”, dan “ Silly Symphony”
       1931, Walt Disney membuat animasi warna pertama dalam film “Flower and Tress”
       1938, Walt Disney membuat film animasi carton panjang pertama dalam film “Snow White and Seven Dwarfs”
Perkembangan Animasi Walt Disney
       Film animasi Disney bukan sekedar memperlihatkan keajaiban ilusi gerak ataupun kecangihan teknologi semata, tapi juga kerana tradisi Disney yang membawa visi bahwa animasi adalah bentuk hiburan yang universal dan tidak akan hilang
6.menghitung jumlah frame
Prinsip dasar animasi
       Prinsip animasi adalah Prinsip-prinsip  yang digunakan  seorang  animator  untuk  mengetahui  dan  memahami  bagaimana sebuah animasi dibuat sedemikian rupa sehingga didapatkan hasil animasi yang menarik,  dinamis  dan  tidak  membosankan.
       Penyampaian  informasi  menggunakan  animasi  juga  dapat dimanipulasi  sedemikian  rupa  hingga  pesan  yang  ingin  disampaikan  dapat dimengerti  oleh  khalayak  umum.
       Untuk membuat animasi memerlukan sejumlah gambar, dimana gambar diletakan dalam setiap frame urut, kemudian digerakan secara berurutan
       Satuannya disebut frame per second/fps yang menunjukkan kualitas animasi yang akan dihasilkan. Jumlah fps lazimnya 15, 16, 20, 24.
       Semakin tinggi nilai fps maka akan semakin baik kualitas animasi, namun semakin banyak jumlah gambar (frame) yang diperlukan. 
       Semakin tinggi nilai fps maka akan semakin baik kualitas animasi, namun semakin banyak jumlah gambar (frame) yang diperlukan. 
       Jika nilai fps adalah 24, dan durasi animasi adalah 1 menit, maka jumlah gambar (frame) = 24 × 60 = 1.440 frame.
       Jika durasi animasi yang hendak dihasilkan adalah 30 menit (setengah jam) maka animator perlu menghasilkan 1440 × 30 = 43.200 gambar (frame).
Frame rate
1.      12 fps – frame rate for web animation
2.      24 fps – frame rate for HD video [Film-film]
3.      25 fps Standar video PAL-Eropa
4.      29.97 fps – frame rate for TV and non-HD video
5.      30 fps Standar video NTSC-US dan Jepang
6.      50 fps – frame rate for HDTV
7.      120 fps – frame rate for 120 UHDTV
       Jika ingin membuat film 1 jam berapa gambar yang diperlukan ?
       Jawab : Jika durasi animasi yang hendak dihasilkan adalah 1 Jam maka animator perlu menghasilkan 1440 × 60 = 86.400 gambar (frame).
7.ciri khas/gaya baku animasi dieropa
       Cikal bakal perkembangan animasi di Eropa dominan dipengaruhi oleh keberadaan komik-komiknya.
       Seperti di Perancis dan Swedia yang terkenal dengan komik Doc Martin dan Tintin.
       Animasi di eropa lebih banyak tentang animasi yang ber genre fantasy, kebanyakan menggunakan cerita-cerita klasik seperti sebuah kerajaan atau dongeng sang putri dan pangeran.
       Contohnya adalah  ‘’the smurf’’ nama suku fiktif berkulit biru dan berukuran kecil yang diciptakan penulis belgia [Peyo] dan dikisahkan hidup si sebuah hutan di eropa.
8.ciri khas/gaya baku animasi dijepang
       Muncul di awal era tahun 1900-an,
        Animasi Jepang (Anime) telah menunjukkan ciri khas dan karakter yang kuat serta eksistensi yang kemudian menjadi inspirasi bagi kemunculan karya-karya animasi negara-negara lain.
       Anime di jepang, bercirikan gambar yang berwarna-warni yang menampilkan tokoh-tokoh dalam berbagai macam lokasi dan cerita, anime dipengaruhi gaya gambar manga dan komik
       Anime memiliki karakteristik visual yang sangat bervariasi dan tidak memiliki gaya yang baku dan digunakan oleh semua anime.
       Namun secara umum anime jepang dapat dikenali dengan penggambaran tokoh fisik yang berlebihan/non-realistik, seperti :
  1. mata yang besar
  2. gaya rambut yang liar
  3. tubuh karakter tidak mengikuti proporsi normal
       contohnya doraemon robot kucing dari masa depan yang memilikki alat-alat yang ber-tekhnologi tinggi. Dengan kemajuan tekhnologi di jepang akhirnya terbawa juga pada animasinya.
9.animasi sel (cel animation)
§  Cell animation adalah gambar berurutan di banyak halaman yang dijalankan.
Animasi tradisional bias disebut juga animasi klasik atau animasi hand-drawn.
Cell animation merupakan animasi tertua dan merupakan bentuk animasi yang popular.
  • Teknik pengerjaannya dilakukan pada celluloid transparent (seperti transparansi OHP)
  • Karena bentuknya lembaran-lembaran gambar 2D tsb, teknik ini disebut juga Animasi 2D
  • Gambar-gambar di lembaran plastik transparan yang disebut cels, yang kemudian ditempatkan di atas latar belakang dicat dan difoto satu per satu pada rostrum Kamera
Lanjutan
       Teknik pengerjaannya dilakukan pada celluloid transparent (seperti transparansi OHP)
       Karena bentuknya lembaran-lembaran gambar 2D tsb, teknik ini disebut juga Animasi 2D
       Gambar-gambar di lembaran plastik transparan yang disebut cels, yang kemudian ditempatkan di atas latar belakang dicat dan difoto satu per satu pada rostrum Kamera
       contoh Animasi Sel seperti pada film animasi=
       Pinocchio (Amerika Serikat, pada tahun1940),
       Animal Farm (United Kingdom, 1954), dan
       Akira (Jepun, 1988).
10. stop motion animation
  • Stop motion animation = animasi gambar diam
§  Stop motion disebut juga frame-by-frame. Stop motion menggunakan Teknik yang akan membuat objek seakan bergerak. Objek bisa bergerak karena mempunya banyak frame yang di jalankan secara berurutan.
  • Contohnya :
       Claymation (animasi tanah liat)
       Animasi Boneka
       Cut Out Animation
       Pixelated Movies/Animation = Pixelation
       Collage Animation (Animasi Kolase)
       Pertama kali diciptakan oleh Stuart Blakton (1906) dengan menggambar ekspresi wajah tokoh kartun di papan tulis, diambil gambarnya dengan camera kemudian dihapus utk menggambar ekspresi wajah selanjutnya
       Judul filmnya : Humorous Phases of Funny Faces
       Stop motion animation = animasi gambar diam,
       berdasarkan media yang digunakan yaitu :
       Claymation (animasi tanah liat)
       Cut Out Animation
       Animasi Puppet (wayang/boneka)
       dll
1.Claymation adalah animasi yang menggunakan media Clay sebagai bahan dasar pembuatan animasi .
Contoh : shoun the sheep dan chicken run
2.Cut out animation adalah teknik animasi yang cara pembuatannya membuat potongan-potongan gambar sesuai bentuk yang diinginkan.
Contoh : potongan gambar tangan,jari-jari tangan,kaki,rambut,kepala,badan,leher,mata,kuping,dan custom : pakaian,topi,sepatu,celana,kaca mata,sabuk dll
3.Animasi puppet adalah animasi yang menggunakan tokoh boneka, wayang atau figur lainnya yang merupakan penyederhanaan dari tokoh atau bentuk alam yang ada.
            Contoh :
Dalam puppet animation, boneka akan menjadi aktor utamanya sehingga animasi jenis ini membutuhkan banyak boneka. Animasi jenis ini dibuat dengan teknik frame by frame, yaitu setiap gerakan boneka di capture satu per satu dengan kamera.

Wassalamualaikum.wr.wr


Terima kasih sudah mengunjungi blog kami
Salam dari Admin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar